Yogyakarta, 3 Juli 2026 – Setelah melaksanakan kunjungan edukasi di Museum Manusia Purba Sangiran, mahasiswi Semester IV dan VI Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Annuqayah melanjutkan kegiatan pembelajaran lapangan ke Museum Biologi Universitas Gadjah Mada pada Jumat (03/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Evolusi dan Entomologi yang diampu oleh Enni Mutiati, M.Si. dan Argus, M.Si.

Kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai keanekaragaman hayati Indonesia melalui pengamatan langsung berbagai koleksi ilmiah yang dimiliki Museum Biologi UGM. Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang mengintegrasikan teori perkuliahan dengan objek nyata sehingga pemahaman terhadap konsep biologi menjadi lebih komprehensif.
Pada sesi koleksi fauna, mahasiswa mengamati berbagai spesimen taksidermi (awetan kering) yang menampilkan karakteristik anatomi beragam satwa, mulai dari mamalia, aves, hingga reptil. Selain itu, mahasiswa mempelajari koleksi avertebrata dan vertebrata, termasuk ikan, serangga, amfibi, serta koleksi osteologi berupa kerangka satwa, di antaranya kerangka utuh Gajah Nyibodro yang menjadi salah satu koleksi ikonik museum.
Mahasiswa juga mempelajari koleksi flora, khususnya herbarium sebagai media identifikasi dan dokumentasi tumbuhan dalam kajian taksonomi. Selain itu, mahasiswa dikenalkan pada berbagai koleksi jamur dan tumbuhan tingkat rendah yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Tidak hanya mempelajari koleksi, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya biodiversitas Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Materi mengenai konservasi alam menekankan peran museum dan ilmu biologi dalam mendukung pelestarian flora dan fauna endemik serta perlindungan spesies langka yang terancam punah.
Melalui kunjungan edukasi ini, Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Annuqayah terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan berbasis pengalaman lapangan. Diharapkan kegiatan ini mampu memperkuat kompetensi akademik mahasiswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.